Mei 13, 2021

SABILUL KHAYR AL IBANA

Lillah Fillah Billah

Bertutur Tentang Cinta

💝 BERTUTUR TENTANG CINTA 💝

 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman menjelaskan cerita istri pembesar Mesir yang menaruh hati pada Yusuf ‘alaihis salam, dan menjadi buah bibir di kalangan wanita.

وَقَا لَ نِسْوَةٌ فِى الْمَدِيْنَةِ امْرَاَ تُ الْعَزِيْزِ تُرَاوِدُ فَتٰٮهَا عَنْ نَّـفْسِهٖ ۚ قَدْ شَغَفَهَا حُبًّا ۗ اِنَّا لَـنَرٰٮهَا فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

“Dan berkatalah wanita-wanita di kota itu (Mesir), istri pembesar (Aziz) telah berkeinginan pada anak bujangnya (Yusuf) untuk menundukkannya pada dirinya, ia telah mencintainya (Yusuf) dengan cinta yang merasuk ke sungsum dan kulit, kami memandanginya sebagai wanita yang benar-benar terjerumus pada kesalahan yang parah”.
📚 (QS Yusuf: 30)

 

Cinta, apa makna, lingkup dan cakupannya?

Para Ulama bisa dikatakan tidak sepakat, masih berpolemik terkait makna, definisi dan cakupan serta batasannya cinta.

Baik, untuk membahas hal ini, kita serahkan kepada ahlinya, Al Imam Muhammad bin Abu Bakar Abu Abdillah bin Qoyyim rahimahullahu ta’ala (w 13 rajab 751 H), beliau rahimahullahu ta’ala berkata:

“Definisi cinta sangat beragam, karena cinta sangat dekat dengan kehidupan manusia.

Nama dan definisi cinta sangat beragam, baik karena beragam (orang yang merasakan) danbanyaknya lintasan/persepsi di hati manusia (tentangnya).

Cinta terhimpun dalam tiga makna besar.

الأسد و السيف, الدهية, الخمر

“Ia adalah singga (dalam keberanian) dan pedang (dalam pengorbanan). Ia adalah bencana (dalam nestapa dan praharanya). Ia adalah khamr (dalam-dalam mabuk dan ketidaksadarannya).

Para Ulama mengemukakan sekitar enam puluh untuk mengungkap kata cinta (sedang yang beliau sebut sekitar lima puluhan)”.
📗 (Raudhatul Muhibbin hal 17-20).

 

💖 DEFINISI CINTA

Kata المحبة (cinta) sebagian orang mendefinisikan sebagai murni bersih dan bening seakan gigi yang putih dan indah. Ada juga yang berkata, cinta adalah air yang meluap saat banjir. Ada yang berkata, luapan api yang membakar jiwa. Sementara yang lain berpendapat, sesuatu yang tidak goyah. Ada juga yang mengartikan, gelisah dan bimbang, inti dan biji dari buah, juga bejana yang penuh sehingga tidak bisa menampung isi lagi.

Ia juga dimaknai tonggak kayu yang menyangga beban.

و ما زرت ليلى أن تكون حبيبة
إلي و لا دين لها أنا طالبة

Kukunjungi Laila bukan saja karena ia wanita yang kucintai. Bukan pula karena adanya utang yang harus kutagih (namun karena kerinduan yang bergejolak).

 

💐 PENJABARAN CINTA

“Sebagian orang memaknai cinta sebagai luapan hati yang ingin bertemu orang yang ia kasihi. Ia adalah kecenderungan yang terus menerus di hati orang yang kasmaran. Yang lain berkata, selalu menyelaraskan diri dan mengutamakan orang yang dicintai. Sebagian berkata, ia adalah pengabdian yang terhormat. Ia adalah, dominasi perasaan terhadap orang yang dicintai.

Sebagian berkomentar, ia adalah kebutaan hati terhadap selain yang ia cintai. Ia adalah kecenderungan total terhadap yang dicintai, dan pemberian prioritas melebihi dirinya sendiri. Sebagian berkata, kondisi tenang di dalam kebimbangan, risau dan rindu sekaligus. Ada juga yang mengatakan, cinta adalah hal yang memperpendek jarak.”
📗 (Raudhatul Muhibbin 21-25).

 

💫 PANDANGAN ORANG BERIMAN DAN KAFIR DALAM MASALAH CINTA

Orang beriman memandang cinta sebagai kesucian, tanggung jawab dan keberanian serta pembelaan. Sedang orang kafir memandang cinta hanya dari segi materi (fisik). Sehingga secara umum di barat, dan ini terkait dengan pandangan Bible. Bahwa cinta menurut mereka adalah hubungan badan. Sehingga kata, i love you’ dipahami oleh sebagian besar mereka sebagai, aku ingin bersetubuh denganmu.

Hanya Islam yang memahami cinta, karena ia tabi’atnya agama rahmah.

Agama lain? Tanyakan kebengisan Nasrani pada tembok-tembok Andalusia, tanyakan pada tembok-tembok Baitul Maqdis. Hindu, tanyakan kejahatan mereka pada Muslim dan masjid di Ayodya. Budha, tanyakan pada Rohignya tentang ke Bar-Baran mereka. Dan jangan lagi bertanya tentang kejahatan Yahudi, karena telah jelas.

 

PRAHARA CINTA

Sebelum kita membahas kesucian makna cinta, maka kita akan membahas prahara, pahit getirnya dan nestapa dalam cinta.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala membahasakan apa yang ada pada perasaan istri pembesar mesir yang menaruh hati pada Yusuf ‘alaihis salam,

قَدْ شَغَفَهَا حُبًّا

“…ia telah mencintainya (Yusuf) dengan cinta yang merasuk ke sungsum dan kulit…”
📚 (QS Yusuf: 30).

Sungguh cintanya pada anak bujangnya itu pada tingkat syaghafa.

الشغاف

Seperti kulit yang menutupi hati, yakni cinta yang merasuk ke sungsum.

Sebagaimana disebutkan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu dan juga Jauhari ketika menafsirkan kata syaghafa. Lihatlah bagaimana seorang yang terikat aqad kesucian pernikahan, memendam rasa kepada anak asuhnya.

Dikatakan disebuah syair:

أيها العائد المسائل عنا
و بوديك أن ترى اكفاني

“Wahai orang-orang yang kembali yang menanyakan kami. Dengan cintamu, lihatlah kain kafan kami”.
📗 (Raudhatul Muhibbin 29-31).

Bila kekuasaan (cinta) di tangan akal (yang suci lagi lurus), maka hawa nafsu akan menjadi pelayannya. Sebaliknya, bila kekuasaan (cinta) ditangan hawa nafsu, maka akal akan menjadi tawanannya. Mengingat manusia tidak bisa lepas dari hawa nafsu dalam hidupnya, karena hawa nafsu merupakan bagian yang dibutuhkan dalam hidupnya, upaya keluar dari jerat hawa nafsu sangat sulit. Namun, seorang hamba juga diberi kemampuan dan diperintahkan oleh Allah ﷻ untuk mengalihkan hawa nafsunya dari wilayah yang merusak pada tempat yang suci lagi aman dan selamat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ مَّا مَنْ خَا فَ مَقَا مَ رَبِّهٖ وَ نَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰى ۙ
فَاِ نَّ الْجَـنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰى ۗ

“Adapun orang-orang yang takut akan Maqom Rabb-nya dan menahan diri dari hawa. Maka surgalah tempat tinggalnya”.
📚 (QS. An-Naziat: 40-41).

“Inilah Muadz bin Qulaib dan Laila binti Mahdi, yang di kisahkan Ibnu Jauzy dalam kitab Dzamul hawa. Kisah laila majnun”.
📗 (Dzamul Hawa hal 434).

Bagaimana cinta dapat membuat seseorang gila bahkan mati merana. Kisah ini sangat terkenal. Ibnu Jauzy juga menceritakan bagaimana seorang bisa membunuh karena cinta, terbunuh karena cinta, dan bunuh diri karena cinta, dan juga kafir dan murtad karena cinta.

 

🩺 TERAPI CINTA

Dikatakan dalam syair:

Dokter berkata padaku.
Di mana dokterku orang yang pandai.
Mengadulah sesukamu, kecuali tentang cinta.
Aku tidak peduli, karena penyakit cinta mudah datang.
Sedang obat kesembuhannya sangatlah mahal.
📗 (Kitab Dzamul Hawa 593).

Berkata Imam Ibnu Jauzi rahimahullahu ta’ala

“Perlindungan ketika sehat tidak boleh diabaikan. Ketika faktor-faktor penyakit terdeteksi, wajib dijauhi. Kita ketahui bahwa karakter manusia cenderung pada nafsu, maka bagi yang ingin mengendalikannya, harus menghindari faktor-faktor (luapannya)nya”.

Beliau melanjutkan,

“Demam cinta ini masih bisa diobati selama belum memuncak, bila telah mencapai puncak tidak bisa menerima pengobatan, bahkan bisa menyebabkan gila, minimal kelinglungan”.

 

🛡️ CINTA PARA KESATRIA

Saat menjadi gubernur, khalifah Umar bin Abdul Aziz radhiyallahu ‘anhu menaruh cinta pada budak Romawi yang rupawan, istrinya cemburu berat dan menghalangi. Sampai beliau menjadi Khalifah, terlihat jelas oleh istrinya kelelahan. Suami tercintanya mengurus kaum Muslimin, bahkan ia terlihat oleh istrinya tidak bisa memperhatikan dirinya sendiri. Istrinya memerintah agar budak rupawan itu dihadapkan pada khalifah.

Saat melihat wanita Romawi, budak rupawan yang dicintainya itu, Umar radhiyallahu ‘anhu berbalik badan dan berpaling, memanggil seorang pemuda agar menikahinya. Lalu, wanita Romawi itu berkata,

“Wahai Umar, di mana cinta yang dulu?”

Umar bin Abdul Aziz menjawab dengan berlinang airmata,

“Masih ada, bahkan gejolaknya bertambah besar”.

Umar mengarahkan cinta nalurinya itu pada cinta yang lebih besar, ia melihat makna cinta itu “lebih” dari sekedar turutan naluri dan ego, yakni sebuah tanggung jawab dan pengorbanan untuk Allah ﷻ dan kemudian untuk maslahat rakyatnya.

 

💎 PUNCAK DAN MUARA CINTA

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman menjelaskan kondisi hati orang-orang beriman,

وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَشَدُّ حُبًّا لِّـلّٰهِ

“Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah”.
📚 (QS Al-Baqarah: 165).

Kaum Muslimin tulus dalam mencintai Allah ﷻ. Karena orang-orang beriman mencintai Dzat yang berhak untuk dicintai secara haqiqi, yang mana mencintai-Nya adalah inti dari semua kebaikan seorang hamba”.
📗 (Taisir Karimir Rahman fi Tafsir Kalami Manan surah 2/165).

Cinta kepada Allah ﷻ adalah muara semua cinta. Darinya tauhid dibangun (selain perpaduan Khauf dan Raja’). Darinya i’tiba kepada Rasul dikaitkan. Darinya mencintai orang tua, suami, istri, keluarga, kaum Muslimin, dan seluruh manusia dalam timbangan wala’ dan bara’ dibangun. Maka dari itu, mari kita sekalian mulai belajar, mempelajari dan membenahi pandangan tentang makna cinta dengan benar, mengarahkannya secara bertanggungjawab, dan menjaga kesuciannya serta ketulusan dan keindahannya.

Bukan memahaminya hanya dari sisi materi dan tuntutan hawa dan kekejian. Sehingga cinta itu terjaga kesucian dan terhindar dari nestapa.

 

📖 Maraji:
• Kitab Raudhatul Muhibbin.
• Kitab Ad Da wa Ad Dawaa.
• Kitab Al Fawaid.
• Kitab Dzamul Hawa.
• Kitab Talbis Iblis.
• Kitab Sittu Durar.
• Kitab Nawaqidul Islam dan Syarahnya.
• Kitab Taisir Karimir Rahman fi Tafsir Kalami Manan.
• Kitab Fiqih Sirah.
• Kitab Nuzhat Fudhala Tahzib Siyar Alami Nubala.
• Dan lain-lain.

 

Oleh yang butuh dan mengharap ampunan Rabb-Nya.

Ustadz Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud Al Atsary حفظه الله تعالى.

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

┈┈┈◉◈◉❒ SKAI ❒◉◈◉┈┈┈

📲 SKAI Center Ikhwan: bit.ly/SKAI-Center-03
📲 SKAI Center Akhawat: bit.ly/SKAI-Center-01
👥 Join Grup WA: bit.ly/SKAI-Center-01
🌐 Website: sabilulkhayr.com
🎥 Youtube: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📷 Instagram: Instagram.com/Sabilulkhayr
🌏 Fanpage: facebook.com/sabilulkhayr
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
✉ Telegram Chanel: t.me/sabilulkhayr
📮 Tanya Jawab SKAI: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Laporan Donasi: sabilulkhayr.com/donasi-skai

💰 Donasi Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150014535
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

Donasi Pulsa SKAI ke nomor 082135717823.

Konfirmasi Donasi klik link: bit.ly/Donasi-SKAI

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share