April 16, 2021

SABILUL KHAYR AL IBANA

Lillah Fillah Billah

Beberapa Faedah dari Puasa Ramadhan

┏━━ ﷽ ━━━━━━━━━━━━━┓
🎋 FAWAID EDISI KHUSUS 🎋
┗━━━━━━━━━━━━━━━🍃 ━┛

📋 BEBERAPA FAEDAH DARI PUASA RAMADHAN 🍽️

 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman memanggil hamba-hamba-Nya,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa”.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍ ۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍ ۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ

وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّـکُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

“(Yaitu) beberapa hari terhitung. Maka barang siapa di antara kalian sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya.

Dan puasa itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui”.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَـصُمْهُ ۗ وَمَنْ کَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُکْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ وَلَعَلَّکُمْ تَشْكُرُوْنَ

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan furqan/pembeda (antara yang benar dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kalian menyaksikan bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah ﷻ menghendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kalian. Hendaklah kalian sempurnakan bilangan harinya dan hendaknya kalian mengagungkan Allah ﷻ atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, agar kalian bersyukur”.

📚 (QS Al-Baqarah: 183-185).

 

Mengenai hal ini, Syaikh Abdurahman bin Nashir bin Abdillah as-Sa’dy rahimahullahu ta’ala mengatakan,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

يخبر تعلى بما من به الله على عباده،

بأنه فرض عليهم الصيام، كما فرضه على الأمم السابقة،
لأنه من الشرائع و الأوامر التي هي مصلحة للخلق في كل زمان.

و فيه تنشيط لهذه الأمة ، بأنه ينبغي لكم أن تنافسوا غيركم في تكميل الأعمال ، و المسارعة إلى صالح الخصال ، و إنه ليس من الأمور الثقيلة التي اختصيتم بها.

“Allah Ta’ala mengabarkan dalam ayat ini tentang segala yang dikaruniakan-Nya pada hamba-hamba-Nya.

Dengan cara mewajibkan kepada mereka puasa sebagaimana Dia wajibkan atas ummat yang telah lalu, karena puasa itu termasuk perintah syari’at dan perkara yang ada padanya maslahat (kebaikan) atas seluruh makhluk (hamba) pada setiap zaman.

Di dalamnya (ada pelajaran) berupa menambah semangat bagi ummat ini (Islam) yaitu dengan berlomba dengan ummat lain (terdahulu) dalam menyempurnakan amal, dan bersegera menuju kepada kebiasaan yang baik, dan puasa itu (sebenarnya) bukanlah urusan yang berat yang khusus buat kalian saja (saat ini)”.

ثم ذكر تعلى حكمته في مشروعية الصيام ، فقال ،

لعلكم تتقون – فإن الصيام من اكبر اسباب التقوى ،

لأن فيه امتثال امر الله و اجتنباب نهيه… .

“Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan hikmah disyari’atkannya puasa, dengan firman-Nya.

“Agar kalian bertaqwa” karena sesungguhnya puasa di antara sebab terbesar ketaqwaan.

Karena di dalamnya ada contoh merealisasikan perintah Allah ﷻ dan menjauhi larangan-Nya”.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍ ۗ

و لما ذكر أنه فرض عليهم الصيام ، اخبر أنه أيام معدوات، اي قليلة في غاتة السهولة.

“”Hari-hari yang terhitung”.

Dan ketika Allah ﷻ menyebut kewajiban puasa bagi mereka, Dia mengabarkan bahwa puasa itu hanya pada hari-hari yang bisa dihitung, yakni hari yang sedikit dan sangat mudah”.

وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّـکُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

و هذا في ابتداء فرض الصيام ، لما كانوا غير معتادين للصيام ، و كان فرضه حتما، فيه مشقة عليهم ، درجهم الرب الحكيم ، بأسهل طريق للصوم بين أن يصوم وهو أفضل ، او يطعم ، و لهذا قل – و أن تصوموا خير لكم.

“Dan berpuasa itu lebih baik bagimu, jika kalian mengetahui.

Dan hal ini (keringanan yang disebut sebelumnya) adalah pada awal-awal (pensyari’atan) ketika mereka (orang-orang beriman) belum terbiasa saat itu kewajiban tersebut adalah suatu yang harus dilakukan oleh mereka yang akhirnya terasa berat kewajiban itu, lalu Rabb (Allah ﷻ) yang Maha Bijaksana memberikan jalan yang mudah dengan memberi pilihan bagi orang yang tidak mampu puasa antara melakukan puasa dan itu yang terbaik dan utama, atau dengan fidyah memberi makan.

Karenanya Dia berfirman,

Dan berpuasa itu yang lebih baik bagi kalian”.

يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ ۖ

“Allah ﷻ menginginkan kemudahan bagi kalian, dan tidak menginginkan hal yang sukar bagi kalian”.

اي ، يريد الله تعالى أن ييسر عليكم الطرق الموصلة إلى رضوانه أعظم تيسير ،

و يسهلها ابلغ تسهيل ،

و لهذا كان جميع ما امر الله به عباده في غاية السولة في اصله ،

وإذا حصلت بعض العوارض الموجبة لثقله ، سهلة تسهيلا اخر ،

إما بإسقاطه ، أو تخفيفه بانواع التخفيفات ،

و هذه جملة لا يمكن تفصيلها ،

لأن تفاصيلها جميع الشرعيات، و يدخل فيها جميع الرخص و التخفيفات.

“Yakni, Allah Ta’ala menginginkan jalan yang memudahkan bagi kalian untuk sampainya kalian pada keridhaan-Nya dengan sebesar-besarnya kemudahan, dan keringanan yang seringan-ringannya.

Dan karenanya, semua hal yang Allah ﷻ perintahkan pada hamba-hamba-Nya pada asalnya sangat mudah sekali.

Dan bila pun ada rintangan yang menjadikan kesulitan, maka kemudian Dia dengan kasih sayang-Nya akan memudahkan dengan kemudahan yang lain.

Boleh jadi dengan kemudahan lain, atau mengurangi dengan bentuk pengurangan lain.

Yang tentunya permasalahan ini tidak mungkin dibahas rinciannya (karena banyaknya contoh).

Karena rinciannya merupakan keseluruhannya syari’at dan di dalamnya termasuk segala macam keringanan-keringanan dan pengurangan-pengurangan (disebabkan kelemahan hamba)”.

 

 

Rincian menyeluruh dapat dilihat di.

كتاب تيسير الكريم الرحمن في تفسير كلام المنان 81-82. الدار العالمية / الطبعة الثانية.

Diselesaikan ba’da Isya Rabu malam Kamis saat gerimis.

Oleh yang butuh dan mengharap ampunan Rabb-Nya.

✒️ Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud al Atsary حفظه الله تعالى.

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

 

┈┈┈◉◈◉❒ SKAI ❒◉◈◉┈┈┈

📲 SKAI Center Ikhwan: bit.ly/SKAI-Center-03
📲 SKAI Center Akhawat: bit.ly/SKAI-Center-01
👥 Join Grup WA: bit.ly/SKAI-Center-01
🌐 Website: sabilulkhayr.com
🎥 Youtube: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📷 Instagram: Instagram.com/Sabilulkhayr
🌏 Fanpage: facebook.com/sabilulkhayr
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
✉ Telegram Chanel: t.me/sabilulkhayr
📮 Tanya Jawab SKAI: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Laporan Donasi: sabilulkhayr.com/donasi-skai

💰 Donasi Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150014535
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

Donasi Pulsa SKAI ke nomor 082135717823.

Konfirmasi Donasi klik link: bit.ly/Donasi-SKAI

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share