April 16, 2021

SABILUL KHAYR AL IBANA

Lillah Fillah Billah

Dalil-Dalil dari Sunnah Hadist Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

┏﷽ 📚✒️━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
🔰 KELAS AQIDAH ISLAMIYAH SKAI 🔰
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━━━✒️📚━┛

 

📚 AQIDAH ISLAMIYAH (BAGIAN 31) 📚

📖 DALIL-DALIL DARI SUNNAH HADITS NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM

Dari Mu’âdz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu , ia berkata, “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku:

يَامُعَاذُ ، أَتَدْرِيْ مَا حَقُّ اللهِ عَلَى الْعِبَادِ ، وَمَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللهِ ؟ قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ ؛ قَالَ: حَقُّ اللهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوْهُ وَلَا يُشْرِكُوْا بِهِ شَيْئًا ، وَحَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللهِ أَنْ لَا يُعَذِّبَ مَنْ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا. قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ ، أَفَلَا أُبَشِّرُ النَّاسَ ؟ قَالَ: لَا تُبَشِّرْهُمْ فَيَتَّكِلُوْا

“Wahai Mu’adz! Tahukah engkau apa hak Allâh ﷻ yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya dan apa hak para hamba yang pasti dipenuhi oleh Allâh ﷻ ?’ Aku menjawab, ‘Allâh ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ yang lebih mengetahui.’ Beliau ﷺ bersabda, “Hak Allâh ﷻ yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya ialah mereka hanya beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Sedangkan hak para hamba yang pasti dipenuhi Allâh ﷻ ialah sesungguhnya Allâh ﷻ tidak akan menyiksa orang yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah ﷺ ! Tidak perlukah aku menyampaikan kabar gembira ini kepada orang-orang?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Janganlah kausampaikan kabar gembira ini kepada mereka sehingga mereka akan hanya bersandar (kepada hal ini dan tidak beramal shalih)”.

📗 (HR. Al-Bukhari, No. 2856, 5967, 6267, 6500, 7373 dan Muslim, No. 30).

Dari Ibnu ‘Abbâs radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mengutus Mu’adz radhiyallahu ‘anhu ke Yaman Beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّكَ سَتَأْتِيْ قَوْمًا أَهْلَ كِتَابٍ ، فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوْهُمْ إِلَىْهِ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلٰـهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ– وَفِيْ رِوَايَةٍ – : إِلَى أَنْ يُوَحِّدُوا اللهَ – فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَـمْسَ صَلَوَاتٍ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ ، وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْـمَظْلُوْمِ ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ حِجَابٌ.

“Sesungguhnya engkau akan mendatangi satu kaum Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani), maka hendaklah pertama kali yang kamu sampaikan kepada mereka ialah syahadat Lâ Ilâha Illallâh wa anna Muhammadar Rasûlullâh -dalam riwayat lain disebutkan, ‘Sampai mereka mentauhidkan Allâh ﷻ .’- Jika mereka telah mentaatimu dalam hal itu, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa Allâh ‘Azza wa Jalla mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu sehari semalam. Jika mereka telah mentaati hal itu, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa Allâh ﷻ mewajibkan kepada mereka zakat yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka untuk diberikan kepada orang-orang fakir. Dan jika mereka telah mentaati hal itu, maka jauhkanlah dirimu (jangan mengambil) dari harta terbaik mereka, dan lindungilah dirimu dari do’a orang yang teraniaya karena sesungguhnya tidak satu penghalang pun antara do’anya dan Allâh ﷻ “

📗 (Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Al-Bukhâri, No. 1395, 1496, 4347, 7372).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من مات وهو يدعو من دون الله ندا دخل النار

“Barang siapa yang mati dalam keadaan dia beribadah kepada selain Allah ﷻ , maka dia masuk neraka”.
📗 (Hadits shahih riwayat Bukhari).

Hadits dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ مَاتَ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ

“Barang siapa yang mati dalam keadaan tidak berbuat syirik kepada Allah ﷻ dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga. Barang siapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik kepada Allah ﷻ dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk neraka”.
📗 (HR Muslim No.93).

✍ Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. حفظه الله تعالى.

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

┈┈┈◉◈◉❒ SKAI ❒◉◈◉┈┈┈

📲 SKAI Center Ikhwan: bit.ly/SKAI-Center-03
📲 SKAI Center Akhawat: bit.ly/SKAI-Center-01
👥 Join Grup WA: bit.ly/SKAI-Center-01
🌐 Website: sabilulkhayr.com
🎥 Youtube: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📷 Instagram: Instagram.com/Sabilulkhayr
🌏 Fanpage: facebook.com/sabilulkhayr
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
✉ Telegram Chanel: t.me/sabilulkhayr
📮 Tanya Jawab SKAI: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Laporan Donasi: sabilulkhayr.com/donasi-skai

💰 Donasi Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150014535
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

Donasi Pulsa SKAI ke nomor 082135717823.

Konfirmasi Donasi klik link: bit.ly/Donasi-SKAI

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share