Mei 13, 2021

SABILUL KHAYR AL IBANA

Lillah Fillah Billah

Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

โ”๐Ÿƒ๐ŸŒบโ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”“
FAWAID EDISI KHUSUS
โ”—โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”๐ŸŒบ๏ธ๐Ÿƒโ”›

 

๐Ÿ’Ž RAMADHAN WAKTU PERBAIKAN DIRI ๐Ÿ’Ž

 

Diriwayatkan dari Abu Said Al Khudry radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆ ุชุนุงู„ู‰ ุนุชู‚ุงุก ููŠ ูƒู„ ูŠูˆู… ูˆ ู„ูŠู„ุฉ – ูŠุนู†ูŠ ููŠ ุฑู…ุถุงู† ุŒ ูˆ ุฅู† ู„ูƒู„ ู…ุณู„ู… ููŠ ูƒู„ ูŠูˆู… ูˆ ู„ูŠู„ุฉ ุฏุนูˆุฉ ู…ุณุชุฌุงุจุฉ

“Sesungguhnya Allah Tabaraka Wa Ta’ala memiliki hamba-hamba yang dimerdekakan dari api neraka, pada setiap hari dan malam, yakni di bulan Ramadhan, dan sesungguhnya setiap Muslim memiliki do’a yang mustajab pada setiap harinya”.
๐Ÿ“— (HR Al Bazzar, shahih Targhib Hadits 1002, Bab Puasa).

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah ๏ทป dan pahala dari-Nya.

Mudah bagi seseorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini.

Maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

 

โš–๏ธ MANUSIA ANTARA DUA HAL BESAR

Bagaimana berinteraksi dengan dua kondisi, masa lalu dan masa depan.

๐Ÿ‘ค Al Imam Muhammad bin Abu Bakr Ibnu Qayyim rahimahullahu ta’ala berkata,

“Marilah kita memasuki surga Darusallam, menghadap Allah ๏ทป dan berada di sisi-Nya tanpa harus mengeluarkan tenaga dan bersusah payah”.

Bahkan Anda dapat menuju negeri itu (surga) melalui jalan yang paling dekat dan paling mudah.

Seorang hamba berada dalam satu kondisi di antara dua waktu, dan waktu tersebut merupakan merupakan umur yang engkau jalani saat ini, ia berada pada dua kondisi, masa lalu dan masa yang akan datang.

 

โฑ๏ธ WAKTU YANG TELAH LALU

Dapat diperbaiki dengan cara bertaubat, menyesal dan beristighfar.

Semua itu tidak akan membuatmu payah, berat dan lelah, karena semua itu adalah amalan hati.

 

โฐ MASA YANG AKAN DATANG

Sedang masa yang akan datang:

Dapat diperbaiki dengan mencegahnya dari dosa.

Mencegah diri dari dosa bukan perbuatan berat bagimu, sebab ia dapat dilakukan dari sekadar meninggalkan dan melepaskan tanpa harus melakukan dengan anggota badan.

Dalam hal ini yang diperlukan hanya niat dan kesungguhan untuk meninggalkan dosa dan maksiat.

Tekad dan niat inilah yang membuat badan, hati dan jiwamu merasa tenteram dengan meninggalkan dosa.

Dengan demikian, masa lalu dapat diperbaiki dengan melakukan taubat, sedang masa yang akan datang diperbaiki dengan mencegah (diri dari dosa), serta meneguhkan diri dan mengokohkan niat untuk meninggalkannya.

 

HAMBA DI ANTARA WAKTUNYA

โณ SAAT INI

Bertaubat (dari dosa yang lalu) dan mencegah diri (dari dosa yang akan datang) tidak akan membuat badan letih.

Tetapi inti masalahnya terletak pada usia Anda hari ini, yakni waktu yang terletak antara masa lalu dan masa depan.

Sesungguhnya menjaga waktu yang sekarang ini dijalani lebih sulit dari pada memperbaiki masa lalu maupun masa yang akan datang.

Karena menjaga waktu (saat ini), mengharuskanmu untuk melakukan yang lebih baik (dari kemarin dan hari esok), lebih bermanfaat (bagi dunia dan akhirat), dan lebih banyak memberikan (sebab) kebahagiaan bagi dirimu.

 

๐Ÿงฉ PUZZLE KEHIDUPAN DAN BEKAL

Kondisi seorang hamba berbeda menyikapi hari-hari kehidupannya.

Demi Allah ๏ทป, hari-harimu adalah waktu yang engkau lewati guna mengumpulkan bekal untuk negeri akhirat, apakah bekal itu akan menghantarkanmu ke surga atau neraka.

Jika engkau menjadikan waktu tersebut sebagai jalan menuju Rabb (Allah Ta’ala), maka engkau telah memperoleh kebahagiaan dan kemenangan dari masa yang singkat ini, masa yang tidak sebanding dengan kehidupan akhirat (kelak).

Namun, bila engkau mengutamakan syahwat, kesenangan, kelalaian dan bermain-main, maka waktu itu cepat berlalu.

Bahkan kesudahannya adalah kepedihan yang abadi, kepedihan dan penderitaan karena menuruti syahwat itu melebihi penderita pada saat engkau bersabar dalam mengusahakan ketaatan kepada Allah ๏ทป , serta melebihi kesabaran dalam menolak hawa nafsu untuk meraih kesenangan duniawi”.
๐Ÿ“— (Al Fawaid 469).

 

Semoga Ramadhan ini, menjadi titik awal perubahan kehidupan kita semua dalam kebaikan.

 

Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabb-nya.

โœ๐Ÿป Ustadz Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud Al Atsary ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰.

๐Ÿ–‡๏ธ sosmed.sabilulkhayr.com

โ”ˆโ”ˆโ”ˆโ—‰โ—ˆโ—‰โ’ SKAI โ’โ—‰โ—ˆโ—‰โ”ˆโ”ˆโ”ˆ

๐Ÿ“ฒ SKAI Center Ikhwan: bit.ly/SKAI-Center-03
๐Ÿ“ฒ SKAI Center Akhawat: bit.ly/SKAI-Center-01
๐Ÿ‘ฅ Join Grup WA: bit.ly/SKAI-Center-01
๐ŸŒ Website: sabilulkhayr.com
๐ŸŽฅ Youtube: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
๐Ÿ“ท Instagram: Instagram.com/Sabilulkhayr
๐ŸŒ Fanpage: facebook.com/sabilulkhayr
๐Ÿ“ง Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
๐Ÿ’ฌ Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
โœ‰ Telegram Chanel:ย t.me/sabilulkhayr
๐Ÿ“ฎ Tanya Jawab SKAI: t.me/tjsabilulkhayr
๐Ÿ“‘ Laporan Donasi: sabilulkhayr.com/donasi-skai

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah SKAI

๐Ÿง BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150014535
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

Donasi Pulsa SKAI ke nomor 082135717823.

Konfirmasi Donasi klik link: bit.ly/Donasi-SKAI

๐Ÿ“ก Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share