Sabilulkhayr Al Ibana

Lillah Fillah Billah

Beberapa Faedah Seputar Puasa Asyura

☘️ BEBERAPA FAEDAH SEPUTAR PUASA ASYURA ☘️

 

1️⃣ Nabi ﷺ sejak di Makkah sudah puasa Asyura namun tidak memerintahkan para Shahabat melakukannya

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ’anha, beliau berkata:

كَانَتْ قُرَيْشٌ تَصُومُ عَاشُورَاءَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُهُ فَلَمَّا هَاجَرَ إِلَى الْمَدِينَةِ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّا فُرِضَ شَهْرُ رَمَضَانَ قَالَ : ( مَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ )

“Orang-orang Quraisy dahulu puasa Asyura di zaman Jahiliyyah dan Rasulullah ﷺ pun melakukannya. Ketika Beliau ﷺ hijrah ke Madinah Beliau ﷺ juga puasa Asyura dan memerintahkan (mewajibkan) para Shahabat untuk melakukannya. Ketika diwajibkan puasa Ramadhan maka Beliau ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang mau silakan berpuasa dan siapa yang tidak mau juga silakan‘”.
📗 (HR. Bukhari No. 1794, Muslim No. 1125).

👤 Abul Abbas Al Qurthubi rahimahullahu ta’ala mengatakan:

وقول عائشة رضي الله عنها : ( كانت قريش تصوم عاشوراء في الجاهلية ) : يدل على أن صوم هذا اليوم كان عندهم معلوم المشروعية ، والقدر ، ولعلهم كانوا يستندون في صومه : إلى أنه من شريعة إبراهيم وإسماعيل ، صلوات الله وسلامه عليهما ؛ فإنهم كانوا ينتسبون إليهما ، ويستندون في كثير من أحكام الحج ، وغيره ، إليهما

“Perkataan Aisyah [orang-orang Quraisy dahulu puasa Asyura di zaman Jahiliyah] menunjukkan bahwa puasa Asyura ini sudah diketahui pensyari’atannya. Mereka juga mengetahui kedudukannya. Bisa jadi ini dikarenakan mereka bersandar pada syari’at Nabi Ibrahim dan Ismail shalawatullah ‘alaihima. Karena orang-orang Jahiliyyah bersandar pada syari’at keduanya. Demikian juga mereka bersandar pada keduanya dalam hukum-hukum haji dan perkara lainnya”.
📗 (Al Mufhim, 3/190-191).

 

2️⃣ Dianjurkan juga untuk puasa di hari ke-9 Muharram, yang disebut sebagai puasa Tasu’a. Dalam rangka untuk membedakan diri dengan orang Yahudi dan Nasrani

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata:

حين صام رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ يومَ عاشوراءَ وأمرَ بصيامِه ، قالوا : يا رسولَ الله ! إنه يومٌ تُعظِمُه اليهودُ والنصارى . فقال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ : فإذا كان العامُ المُقبلُ إن شاءَ اللهُ ، صُمْنا اليومَ التاسعَ . قال : فلمْ يأتِ العامُ المُقبلُ ، حتى تُوفِّيَ رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ

“Ketika Rasulullah ﷺ berpuasa Asyura, Beliau ﷺ pun memerintahkan para Shahabat untuk melakukannya. Maka para Shahabat berkata:

“Wahai Rasulullah ﷺ bukankah ini hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani?”

Maka Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika aku bertemu dengan tahun depan Insyaa Allah, aku akan puasa di hari ke sembilan“.

Ibnu Abbas mengatakan:

“Tidaklah datang tahun depan kecuali Rasulullah ﷺ telah wafat”.
📗 (HR. Muslim No. 1134).

 

3️⃣ Disyari’atkannya puasa tanggal 11 Muharram dalam rangka membedakan diri dengan Yahudi dan Nasrani juga serta agar yakin mendapati tanggal 10 Muharram ketika ada keraguan kapan jatuhnya 1 Muharram

Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata:

صوموا يومَ عاشوراءَ وخالِفوا اليَهودَ ، صوموا قبلَهُ يومًا أو بعدَهُ يومًا

“Puasalah di hari Asyura dan bedakan diri dengan Yahudi. Puasalah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya”.
📗 (HR. Ahmad No. 2155, dikatakan Al Albani dalam Shahih Ibnu Khuzaimah [2095] bahwa hadits ini shahih mauquf).

👤 Imam Ahmad mengatakan:

من أراد أن يصوم عاشوراء صام التاسع والعاشر إلا أن تشكل الشهور فيصوم ثلاثة أيام ، ابن سيرين يقول ذلك

“Barang siapa yang ingin puasa Asyura maka puasalah di hari ke 9 dan ke 10, kecuali jika ia ragu terhadap bulan (jatuhnya 1 Muharram) maka puasalah 3 hari. Ini adalah pendapat Ibnu Sirin”.
📗 (Al Mughni, 4/441).

 

4️⃣ Puasa tanggal 10 Muharram saja, tidak mengapa

Al Mardawi Al Mardawi mengatakan:

لا يكره إفراد العاشر بالصيام على الصحيح من المذهب ، ووافق الشيخ تقي الدين [ابن تيمية] أنه لا يكره

“Tidak dimakruhkan puasa tanggal 10 Muharram saja menurut pendapat yang shahih dari madzhab. Ini juga dikuatkan oleh Syaikh Taqiyuddin (Ibnu Taimiyah), beliau tidak menganggapnya makruh”.
📗 (Al Inshaf, 3/346).

 

Ustadz Yulian Purnama, S.Kom. حفظه الله تعالى.

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

•┈┈•⊰•●🅢🅚🅐🅘●•⊱•┈┈•

🔖 Join WA: sabilulkhayr.com/join
🌐 Web: www.sabilulkhayr.com
🎥 YT: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
🌏 FB: facebook.com/sabilulkhayr
✉ Telegram: t.me/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
📻 Radio: radio.sabilulkhayr.com
📢 Broadcast: bit.ly/skai-bc
📮 Tanya Jawab: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Ta’awun: sabilulkhayr.com/ta'awun
🛍️ SKAI Market: market.sabilulkhayr.com
📷 IG: Instagram.com/Sabilulkhayralibana

 

💰 Infaq Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150015205
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

🏧 BANK SYARIAH INDONESIA (EX BSM)
| Rekening : 1231237883
| Kode Bank : 451
| Atas nama : SKAI OPERASIONAL

Infaq Pulsa SKAI ke nomor: 081265557612

Mohon untuk Konfirmasi ke:
wa.me//6288263891871
bit.ly/KonfirmasiDonasi-SKAI

 

SKAI Center
📲 sabilulkhayr.com/skaicenter

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share