Sabilulkhayr Al Ibana

Lillah Fillah Billah

Bid’ah nya Dzikir Awal Tahun dan Akhir Tahun serta Doa Sepuluh Muharram

•━━━❅❀📕📘❀❅━━━•
M A N H A J
•━━━❅❀📕📘❀❅━━━•

 

📛 BID’AH NYA DZIKIR AWAL TAHUN DAN AKHIR TAHUN SERTA DOA SEPULUH MUHARRAM 📛

 

👤 Syaikh DR. Bakr Abu Zaid rahimahullahu ta’ala berkata,

“Tidak satupun dzikir awal dan akhir tahun yang berasal dari Islam.

Baik malam atau siang harinya, di hari pertama bulan Muharram.

Pada hari ini, banyak orang melakukan bid’ah, mulai dari dzikir, do’a, memberikan hadiah, dan mengucapkan selamat berpuasa pada hari pertama dan memeriahkan tahun baru dengan dzikir, do’a, dan puasa.

Hal ini sama sekali tidak ada dalilnya.

Demikian pula dengan dzikir atau do’a akhir tahun, tidak ada asalnya dari syari’at ini.

Banyak orang menyusun do’a di akhir tahun dengan do’a-do’a yang tidak bersumber dari syari’at. Semua itu adalah perbuatan bid’ah yang tidak ada asal-usulnya.

Sementara sepuluh Muharram adalah hari yang dijadikan hari raya untuk meratapi gugurnya Husain radhiyallahu ‘anhu oleh orang kafir syiah semoga Allah ﷻ memberikan keburukan kepada mereka.

Pada hari itu mereka melakukan berbagai keburukan, bid’ah, kemungkaran dan kesesatan.

Yang menjadi pegangan bagi ummat Islam adalah tidak ada satu dalil pun tentang hari Asyura (hari gugurnya Husain dan menjadi yatimnya putra putrinya) yang shahih, baik di siang atau malamnya.

Semua riwayat tentang anjuran memberikan keleluasaan (hari raya yatim) kepada keluarga di hari itu semuanya palsu (maudhu’).

Tidak ada hadits shahih terkait Asyura, kecuali berpuasa di tanggal 9 dan 10.

Di antara bid’ah yang dibuat-buat, adalah do’a Asyura yang diramaikan malamnya dengan dzikir, do’a, membaca Al-Qur’an terkait Musa, dan di pagi harinya mereka melakukan ritual ratapan kematian Husain, meyakini bahwa bukhur (dupa) di hari Asyura sebagai ruqyah (terapi) untuk mengusir kedengkian, nasib buruk, dan sebagainya.

Yang semua ini adalah perbuatan yang ditolak oleh Allah ﷻ, Rasul-Nya ﷺ dan orang-orang beriman”.

📗 (Kitab Tashihu Du’a 122-123).

 

Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabb-nya.

✍🏻 Ustadz Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud Al Atsary حفظه الله تعالى.

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

•┈┈•⊰•●🅢🅚🅐🅘●•⊱•┈┈•

🔖 Join WA: sabilulkhayr.com/join
🌐 Web: www.sabilulkhayr.com
🎥 YT: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
🌏 FB: facebook.com/sabilulkhayr
✉ Telegram: t.me/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
📻 Radio: radio.sabilulkhayr.com
📢 Broadcast: bit.ly/skai-bc
📮 Tanya Jawab: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Ta’awun: sabilulkhayr.com/ta'awun
🛍️ SKAI Market: market.sabilulkhayr.com
📷 IG: Instagram.com/Sabilulkhayralibana

 

💰 Infaq Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150015205
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

🏧 BANK SYARIAH INDONESIA (EX BSM)
| Rekening : 1231237883
| Kode Bank : 451
| Atas nama : SKAI OPERASIONAL

Infaq Pulsa SKAI ke nomor: 081265557612

Mohon untuk Konfirmasi ke:
wa.me//6288263891871
bit.ly/KonfirmasiDonasi-SKAI

 

SKAI Center
📲 sabilulkhayr.com/skaicenter

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share