Sabilulkhayr Al Ibana

Lillah Fillah Billah

Tiga Rukun Syukur

TIGA RUKUN SYUKUR

 

1. Mengakui dan menyadari bahwa Allah ﷻ telah memberinya nikmat.

Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Allah ﷻ. Ia senantiasa menyadari bahwa hanya atas takdir dan rahmat Allah ﷻ semata lah nikmat tersebut bisa diperoleh. Sedangkan orang yang kufur nikmat senantiasa lupa akan hal ini.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma, ia berkata,

مُطِرَ النَّاسُ على عهدِ النَّبيِّ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ فقالَ النَّبيُّ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ أصبحَ منَ النَّاسِ شاكرٌ ومنهم كافرٌ قالوا هذهِ رحمةُ اللَّهِ وقالَ بعضُهم لقد صدقَ نوءُ كذا وكذا

“Ketika itu hujan turun di masa Nabi ﷺ, lalu Nabi ﷺ bersabda, ‘Atas hujan ini, ada manusia yang bersyukur dan ada yang kufur nikmat. Orang yang bersyukur berkata, ‘Inilah rahmat Allahﷻ.’ Orang yang kufur nikmat berkata, ‘Oh pantas saja tadi ada tanda begini dan begitu’” (HR. Muslim no.73).

2. Menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah ﷻ.

Mungkin kebanyakan kita lebih suka dan lebih sering menyebut-nyebut kesulitan yang kita hadapi dan mengeluhkannya kepada orang-orang. “Saya sedang sakit ini.” “Saya baru dapat musibah itu..” “Saya kemarin rugi sekian rupiah..”, dll. Namun sesungguhnya orang yang bersyukur itu lebih sering menyebut-nyebut kenikmatan yang Allah ﷻ berikan. Karena Allah ﷻ berfirman,

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

“Dan nikmat yang diberikan oleh Rabbmu, perbanyaklah menyebutnya” (QS. Adh-Dhuha: 11)

Namun tentu saja tidak boleh takabbur (sombong) dan ‘ujub (merasa kagum atas diri sendiri).

 

3. Menunjukkan rasa syukur dalam bentuk ketaatan kepada Allah ﷻ.

Sungguh aneh jika ada orang yang mengaku bersyukur, ia menyadari segala yang ia miliki semata-mata atas keluasan rahmat Allah ﷻ, namun di sisi lain melalaikan perintah Allah ﷻ dan melanggar larangan-Nya, ia enggan shalat, enggan belajar agama, enggan berzakat, memakan riba, dll. Jauh antara pengakuan dan kenyataan. Allah ﷻ berfirman,

وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Sungguh Allah ﷻ telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah ﷻ supaya kamu mensyukuri-Nya” (QS. Ali Imran: 123).

Maka rasa syukur itu ditunjukkan dengan ketakwaan. Orang yang melaksanakan 3 hal di atas ketika mendapat nikmat, barulah disebut sebagai orang yang bersyukur.

📝 (Faedah dari kitab Asy Syukru karya Dr. Mihran Mahir Utsman)

 

🖋️Ustadz Yulian Purnama S. Kom. حفظه الله تعالى

🖇️ sosmed.sabilulkhayr.com

•┈┈•⊰•●🅢🅚🅐🅘●•⊱•┈┈•

🔖 Join WA: sabilulkhayr.com/join
🌐 Web: www.sabilulkhayr.com
🎥 YT: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
📧 Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
🌏 FB: facebook.com/sabilulkhayr
✉ Telegram: t.me/sabilulkhayr
💬 Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
📻 Radio: radio.sabilulkhayr.com
📢 Broadcast: bit.ly/skai-bc
📮 Tanya Jawab: t.me/tjsabilulkhayr
📑 Ta’awun: sabilulkhayr.com/ta'awun
🛍️ SKAI Market: market.sabilulkhayr.com
📷 IG: Instagram.com/Sabilulkhayralibana

 

💰 Infaq Dakwah SKAI

🏧 BANK MUAMALAT
| Rekening : 2150015205
| Kode Bank : 147
| Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA

🏧 BANK SYARIAH INDONESIA (EX BSM)
| Rekening : 1231237883
| Kode Bank : 451
| Atas nama : SKAI OPERASIONAL

Infaq Pulsa SKAI ke nomor: 081265557612

Mohon untuk Konfirmasi ke:
wa.me//6288263891871
bit.ly/KonfirmasiDonasi-SKAI

 

SKAI Center
📲 sabilulkhayr.com/skaicenter

📡 Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

Share